Gempa 5,4 M Terjadi di Bengkulu dan Dirasakan Hingga Sumatera Selatan

  • Share
Gempa 5,4 M Terjadi di Bengkulu dan Dirasakan Hingga Sumatera Selatan
Gempa 5,4 M Terjadi di Bengkulu dan Dirasakan Hingga Sumatera Selatan

GREGET.co.id – Gempa tektonik berkekuatan 5,2 M melanda wilayah Bengkulu pada pukul 11.13 WIB, Senin (29/3/2021).

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini memiliki parameter magnitude 4,9 M.

Bambang Setiyo Prayitno MSi, Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, episentrum gempa berada pada koordinat 4,6 LS dan 102,58 Bujur Timur.

Lokasi tepatnya berada 38 kilometer barat daya Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu, pada kedalaman 52 kilometer di laut.

Menurut Bambang, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi karena letak episentrum dan kedalaman hiposenter.

Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme sesar dorong, kata Bambang.

Dampak getaran dari guncangan gempa tektonik ini dirasakan di sejumlah wilayah dengan intensitas yang bervariasi, meskipun hasil pemodelan BMKG tidak menunjukkan potensi tsunami.

Di wilayah Bengkulu Selatan, Manna, dan Seluma, dirasakan getaran gempa dengan skala intensitas MMI III-IV. Saat intensitas getaran gempa tinggi pada siang hari, banyak orang di rumah yang terkena dampaknya.

Getaran gempa dengan skala intensitas II-III MMI dirasakan di wilayah Kepahiang, Argamakmur, Enggano, dan Oke Selatan (Sumatera Selatan).

Sedangkan getaran pada skala intensitas I-II MMI dirasakan di daerah Curup, Krui, dan Liwa, dimana getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda ringan yang digantung bergoyang.

Sementara itu, pantauan BMKG tidak terdeteksi aktivitas gempa susulan hingga pukul 11.40 WIB pada Senin (29/3/2021).

Namun, warga diimbau untuk menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

Sebelum kembali ke rumah Anda, periksa kembali apakah strukturnya tahan gempa atau tidak ada kerusakan yang disebabkan oleh getaran gempa bumi yang mengganggu stabilitas struktur.

“Masyarakat Bengkulu dan Sumsel diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh masalah (gempa) tersebut,” ujarnya.

  • Share