in ,

Klaim Asuransi Covid-19 Membludak, Hingga Oktober 2020 Capai Rp 661,46 miliar

Klaim Asuransi Covid-19 Membludak, Hingga Oktober 2020 Capai Rp 661,46 miliar
Klaim Asuransi Covid-19 Membludak, Hingga Oktober 2020 Capai Rp 661,46 miliar

GREGET.co.id – Seiring dengan bertambahnya jumlah pasien Covid-19, begitu pula jumlah klaim asuransi yang menanggung risiko penyakit tersebut. Pembayaran klaim oleh perusahaan asuransi jiwa kepada pemegang polis menunjukkan hal ini.

Menurut Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), industri telah membayarkan Rp 661,46 miliar klaim corona hingga Oktober 2020. Jumlah tersebut dibagikan kepada 9.128 pemegang polis.

Meski pemerintah menanggung biaya perawatan dan pengobatan pasien Covid, Kepala Operasi dan Perlindungan Konsumen AAJI Freddy Thamrin menjelaskan, sebagian nasabah masih menggunakan layanan asuransi.

“Bisa saja nasabah tidak mengajukan klaim ke pemerintah, tapi asuransi jiwa yang bertanggung jawab,” kata Freddy.

Dia menjelaskan, klaim asuransi jiwa dan kesehatan menyumbang 87 persen dari nilai klaim Covid-19. Dari total 8.574 polis, nilainya mencapai Rp 575,24 miliar. Sisanya 13% untuk asuransi jiwa kredit, yang memiliki nilai total Rp. 86,21 miliar dan 554 polis.

AAJI memprediksi klaim terkait Covid akan terus naik hingga mencapai triliunan rupiah tahun ini akibat kenaikan tersebut. Mengingat saat terjadi pandemi, kebutuhan dan kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin meningkat.

Sementara itu, Sequis Life telah membayar klaim kesehatan terkait Covid-19 sebesar Rp 27,38 miliar dari 1.138 kasus pada tahun 2020. Klaim tersebut bernilai sekitar 11% dari total klaim kesehatan perseroan yang berjumlah di atas Rp 255 miliar.

“Sequis berkomitmen untuk melakukan pembayaran klaim bagi pelanggan yang memenuhi persyaratan polis,” kata Head of Health Claim Department Sequis A.P Hendratno.

Sequis akan terus menghormati komitmen yang sama di tahun 2021, menurutnya. Pembayaran klaim kesehatan kasus Covid-19 periode Januari hingga Februari 2021 mencapai Rp. 13,63 miliar, mendemonstrasikan hal ini.

Tahun lalu, Avrist Assurance membayar lebih dari Rp 79 miliar dalam klaim pelanggan individu untuk asuransi jiwa dan kesehatan. Perusahaan telah membayar Rp 6 miliar klaim untuk pasien Covid melalui produk asuransi kesehatan.

“Ini adalah bukti komitmen kami kepada pelanggan dan rasa terima kasih kami atas kepercayaan yang diberikan kepada kami,” kata Yasuo Sato, Direktur Assurance di Avrist.

What do you think?

Written by Roni S

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *