in

Peringatan Hari Konferensi Asia-Afrika ke-66 Tahun, Museum KAA Kibarkan 110 Bendera

Pengibaran 110 bendera di Museum KAA
Staf internal Museum KAA mengibarkan 109 bendera negara Asia dan Afrika dan 1 bendera PBB pada Kamis, 1 April 2021, di kompleks Museum KAA – Gedung Merdeka, Bandung. (Sumber: Dok. Museum KAA)

GREGET.co.id – Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA) pada Kamis, 1 April 2021, usai mengibarkan sebanyak 110 bendera.

Dimana bendera tersebut terdiri dari 109 bendera negara-negara yang berada di Asia dan Afrika yang tergabung dalam KAA, serta 1 bendera PBB.

Seperti dilansir dari laman Museum Konperensi Asia-Afrika, bendera-bendera tersebut dikibarkan sepanjang Bulan April 2021 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Peringatan 66 Tahun Konferensi Asia Afrika.

“Dikibarkan selama sebulan penuh untuk menandai peringatan KAA,” terang Kepala Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA) Dahlia Kusuma Dewi, seperti dikutip tim Greget.co.id dari laman resminya, Sabtu 17 April 2021.

Karena pandemi virus Corona belum berakhir, Dahlia juga menjelaskan bahwa pengibaran bendera tahun ini digelar dengan tetap mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19 yang ketat.

“Itu sebabnya kali ini staf internal kami sendiri yang terjun langsung mengibarkan bendera-bendera itu,” ucap Dahlia.

Dahlia juga menambahkan bahwa pertimbangan yang dilakukan ini, adalah juga untuk membatasi jumlah orang dan menghindari kerumunan.

“Biasanya pengibaran ini selalu jadi momen istimewa yang menyedot perhatian warga Kota Bandung untuk berkumpul dan menyaksikan langsung jalannya prosesi pengibaran,” ungkapnya.

Sehingga, jumlah pasukan pengibar bendera Negara KAA dan PBB yang dilaksanakan tahun ini juga dibatasi dan hanya melibatkan staf internal MKAA.

Meskipun demikian, kegiatan tersebut tidak mengurangi suasana khidmat saat pengibaran bendera berlangsung dan sampai prosesi berakhir.

Hal ini lantaran, sebelumnya Museum yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri ini sudah membekali staf internalnya bimbingan teknis tata cara pengibaran bendera.

Mereka dibimbing pada bulan Maret 2021 lalu, dan mereka juga melaksanakannya secara terjadwal berlatih mengibarkan bendera.

Staf internal Museum KAA sedang menggelar gladi resik pengibaran 109 bendera negara Asia – Afrika dan 1 bendera PBB, Rabu, 31 Maret 2021 di kompleks Gedung Merdeka – Museum KAA. (Sumber: Dok. Museum KAA)

Tak tanggung-tanggung, kali ini mereka menerima bimbingan langsung dari instruktur Paskibra Kota Bandung.

Para instruktur ini adalah mereka yang telah biasa membimbing Paskibra Pengibar Bendera Negara-negara Asia Afrika dan PBB di tahun-tahun sebelumnya di Museum KAA.

Ternyata, tradisi pengibaran bendera negara Asia dan Afrika ini sudah digelar Museum KAA setiap bulan April sebagai bagian dari peringatan Konferensi Asia Afrika.

Dahlia memaparkan bahwa pengibaran ini biasanya melibatkan Pramuka Kota Bandung dan Paskibra sebagai pasukan pengibar bendera secara bergantian.

“Biasanya dalam jumlah yang banyak. Rata-rata tiap tahun pasukan pengibar bendera itu melibatkan hingga 300 orang baik dari Pramuka maupun Paskibra,” ujar Dahlia.

Kemudian, selama bulan April tahun 2021 ini, akan banyak warga Kota Bandung yang menyambangi sekitar kompleks Gedung Merdeka-Museum KAA untuk mengabadikan momen langka di tempat tersebut.

“Sebab, ini hanya setahun sekali dikibarkan oleh Museum KAA,” pungkasnya.

Sehingga, sebagai antisipasinya, Dahlia sudah berkoordinasi dengan satuan pengamanan MKAA agar menghimbau masyarakat yang berswafoto bersama agar tetap menaati protokol kesehatan di sekitar tiang-tiang bendera.

What do you think?

Written by Yora

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *